Minggu, 31 Maret 2013

Liburan Jogja

Alhamdulillah bulan Maret ini saya bisa pulang 2x ke Jogja. Yang pertama buat kondangan temen bareng @garika_up, ke dua karena long weekend di akhir bulan. Nah di dua kali kepulangan saya ini jadwalnya adalah liburan, bukan istirahat. Jadi isinya adalah jalan-jalan ^___^

Tempat-tempat wisata yang mau saya tulis disini saya yakin sudah banyak di ulas oleh media cetak maupun televisi berkali kali. Namanya juga kota pariwisata, pasti ceritanya gak ada habisnya. Jogja emang lagi ngehits banget. Gosipnya, kira-kira ada 168 rencana pembangunan hotel baru di jogja. 68 diantaranya udah berizin. Sisanya belum. Jadi jangan bengong kalo kejogja trus ngeliat hotel-hotel baru pada berdiri, mulai dari yang kecil-kecil sampe yang gede banget.

Selain hotel, jangan kaget pulak ketika iklan-iklan perumahan baru hampir ada disetiap ruas jalan kolektor, juga beragam jenis rumah makan baru beradu nasib di kota ini. The lifestyle has changed. Kotaku udah modern banget sekarang. Bersyukur pendapatan masyarakat jadi meningkat, tapi jadi sedih ketika denger sekarang ibu harus bermacet-macet ria dengan motornya di jam pulang kantor, dibawah terik matahari jogja yang kian panas. Gak pengen banget Ibu ngerasain kondisi Jakarta di Yogyakarta.

Well, itu sekilas tentang Jogjaku sekarang, saatnya bercerita tentang liburan.
Ada 4 tempat yang ingin aku ceritakan.

1. Museum Ullen Sentalu
Museum ini bercerita tentang sejarah kerajaan mataram. Tempatnya ada di jalan Boyong, dekat taman bermain Kaliurang. Tiket masuknya 25 ribu, udah termasuk biaya guide, parkir, dan minuman awet muda (kalo gak percaya sama khasiatnya mungkin nanti bisa liat muka saya *uhuk). Apa yang menarik disini? Museum ini syarat dengan ilmu. Kadang kita males bayar lebih untuk tour guide ketika berkunjung ke suatu tempat wisata sejarah. Tapi ketika tour guide adalah bagian dari paket itu maka kita jadi mau gak mau membayar plus mendengarkan sejarah tempat wisata itu. Selama perjalanan mengitari museum, kamera dan alat komunikasi harus disimpan di dalam tas. Sayang juga sih gak boleh foto2, tapi kita jadi fokus dengerin cerita tour guidenya. Salah satu ruangan yang menarik disana adalah ruang (kalo gak salah) putri tineke patah hati. Isinya adalah surat-surat dari sodara tineke yang mau menghibur tineke yang sedang patah hati karena cintanya tidak disetujui orang tua. At the end happy ending sih, putri tineke bisa menikah dengan cinta pertamanya itu. Lesson learnednya: kegalauan sebenarnya sudah diturunkan oleh nenek moyang kepada anak cucunya...#apeu. Satu lagi yang menarik adalah toko sovenirnya, barang nya bagus bagusss....tapi siap-siap rogoh kocek ya...:D
Lebih lengkap entang museum lihat disini ya

2. Wisata rumah mbah Maridjan.
Letusan gunung merapi tahun 2010 yang lalu menimbulkan banyak cerita duka. Ratusan orang menjadi korban, salah satunya mbah maridjan, orang yang dipercaya menjadi juru kunci gunung merapi. Tapak bekas rumahnya kini banyak dikunjungi orang dan dijadikan obyek wisata yang saya bilang sederhana tapi sangat bermakna.
Jika dilihat sekilas, gunung merapi itu tampak masih jauh dari rumahnya tapi nyatanya bangunan itu tak lagi berbekas, dilalap awan panas. Hanya terlihat bekas rumah pak asih (anak mbah maridjan yang sekarang menjadi guru kunci gunung merapi), bangkai mobil mpv yang sempat akan digunakan untuk menjemput mbah maridjan, serta sebuah sudut ruang berisi gamelan-gamelan. Sekarang di tapak itu ditancapkan beberapa bendera merah putih dan beberapa banner berisi kronologis kejadian dan pesan pesan terakhir mbah maridjan. Suatu pesan yang akan membuatmu memaknai arti tanggung jawab.


Ajining Menungsa Iku Gumantung Ana Ing Tanggungjawabe Marang Kewajibane
(Kehormatan Manusia dinilai dari tanggung jawab terhadap kewajibannya)

Oya, ada beberapa pilihan kendaraan untuk menikmati keindahan kawasan gunung merapi. Untuk mencapai rumah mbah maridjan bisa naik ojek 20.000, sewa motor 30.000 atau sewa jeep 250.000 jika ingin dibawa berputar-putar lebih jauh. Selamat mencoba!

3. Museum Gunung Merapi
Saya suka terharu kalo liat museum banyak pengunjungnya, hehe...termasuk museum ini. Semoga banyaknya pengunjung tidak hanya di musim liburan aja yah. Museum ini layak untuk dikunjungi jika kamu ingin membayangkan seberapa dashyatnya gunung merapi ketika sedang beraksi. Tiket masuknya 3000, dan 5000 jika ingin menonton filmnya.

4. Taman lampion monumen jogja kembali
Tempat wisata ini bukanlah tempat wisata baru. Monumen Yogya Kembali telah dibangun sejak tahun 1985 monumen ini berisi replika, foto, dokumen, berbagai jenis senjata dalam suasana perang kemerdekaan 1945-1949. Sekarang, di kawasan sekitar monumen juga dihiasi lampion-lampion dan beberapa fasilitas hiburan sebagai alternatif hiburan di malam hari. Sebuah konsep baru untuk menarik pengunjung dan menghidupkan kembali tempat wisata ini. Disini juga cukup banyak tempat makan, dan live music. Tiket masuknya 15.000.

Di UllenSentalu dan Monumen Yogya Kembali

Nah, 4 tempat saja yang akan saya ceritakan disini, sisanya bisa di browsing di Google dan pasti nemu seabrek informasi tentang wisata Jogja. Beberapa pelajaran yang saya ambil dari perjalanan ini antara lain:
  1. Jangan ragu untuk menggunakan tour guide, terutama untuk tempat-tempat wisata bersejarah. Karena ilmu yang kita peroleh akan jauh lebih mahal dibanding dengan uang yang kita bayarkan. Kecuali kita emang udah prepare banget buat jalan2 dan udah sempet browsing di google tentang tempat wisata yang mau kita datangi. Tapi tour leader selalu punya informasi menarik selain yang ada di google sih menurutku...
  2. Konsep tempat wisata merupakan hal penting untuk menarik para wisatawan. Disini Indonesia agak kurang dalam mengolah potensi-potensinya. Di vietnam ada teater khusus buat manggung boneka kayu ala si unyil. Dan yang nonton penuh lho. Di Indonesia, boneka si Unyil dan pak raden entah kemana. Sayang banget. Tourist does like experience, so provide them with that, not only a good view. Taman lampion museum jogja kembali adalah salah satu contoh mengimplementasikan konsep baru demi meningkatkan daya jual sebuah tempat wisata.
  3. Tourists love souvenir. Selain good view dan experience. Provide them with good souvenirs. Turis itu calon para laper mata yang siap borong apa aja. Asal bagus. Menurut saya selera itu, selain merupakan 'gift', juga perlu diasah, jadi hasil souvenirnya juga inovatif. Seneng banget liat batik yang dijual di MUSE. Galeri souvenir di dalem Museum Ullen Sentalu. Cakep-cakep banget, dan pantes banget sama harganya. Hihihi...
Wisata Kaliurang

Okeiii...selamat menikmati Jogja yaa, juga buat temen-temen yang fokus di dunia pariwisata, moga sukses bawa nama Indonesia!:)

3 komentar: